Lembaga Keuangan Mikro syariah dan bangkitnya ekonomi kreatif Dari Tradisional Ke Digital
Penulis: Mariyah Ulfah, M.E., Sy Category: Ekonomi Publisher: Buntet Pesantren Press Telah Terbit: 02/09/2026 ISBN: 978-623-88500-8-2 Laman: 207 Negara: Indonesia Bahasa: Indonesia File Size: 1 cm More DetailsBuku ini hadir sebagai sebuah respon intelektual yang komprehensif terhadap dua fenomena raksasa yang sedang merekonstruksi wajah ekonomi Indonesia: kebangkitan ekonomi kreatif sebagai poros baru kekayaan bangsa dan gelombang disrupsi digital yang menuntut adaptasi radikal. Di tengah masa transisi krusial dari era industri menuju era konseptual ini, penulis menyoroti peran strategis Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) seperti BMT, Koperasi Syariah, dan Bank Wakaf Mikro. Narasi utama buku ini menegaskan bahwa LKMS tidak boleh lagi sekadar beroperasi sebagai lembaga simpan-pinjam konvensional, melainkan harus berevolusi menjadi inkubator bisnis sekaligus benteng pertahanan ekonomi umat.
Penulis membuka wawasan bahwa Indonesia harus segera berhijrah dari ketergantungan pada “ekonomi ekstraktif” yang berbasis sumber daya alam terbatas, menuju “ekonomi kreatif” yang bertumpu pada imajinasi dan gagasan manusia sebagai sumber daya terbarukan (renewable resource). Di era baru ini, aset termahal bangsa bukan lagi apa yang tergali dari perut bumi, melainkan apa yang lahir dari kreativitas manusianya. Sayangnya, pelaku UMKM seringkali masih gagap menghadapi arus digitalisasi dan terbelenggu pola pikir tradisional.
Sebagai solusi, buku ini memposisikan LKMS sebagai jembatan spiritual sekaligus digital (enabler). LKMS didorong untuk menutup jurang kesenjangan digital (digital divide) di pedesaan melalui pendampingan manajerial dan edukasi teknologi, sehingga pedagang tradisional mampu bersaing di marketplace global. Lebih jauh, buku ini mengusung paradigma “Ekonomi Berkah”, di mana kesuksesan tidak hanya dihitung dari angka PDB, tetapi dari nilai sosialnya. Akad-akad syariah klasik seperti mudharabah dan musyarakah diaktualisasikan agar kompatibel dengan ekosistem fintech.
Dengan membedah pentingnya kolaborasi Pentahelix yang melibatkan pemerintah hingga komunitas, buku ini menjadi peta jalan (roadmap) vital bagi praktisi dan akademisi. Karya ini membuktikan bahwa nilai syariah dan teknologi digital adalah dua sayap yang saling melengkapi untuk menerbangkan ekonomi umat menuju kemandirian yang berkelanjutan.
